Hubungan logo dan Citra Perusahaan

Dalam mengembangkan sebuah brand maupun perusahaan baru, hal pertama yang pasti tidak akan terlewatkan adalah pembentukan desain sebuah logo. Logo perusahaan tidak boleh sembarangan dibuat, karena logo ini akan dipakai dan melekat seumur hidup pada perusahaan tersebut sebagai lambang yang akan diingat selalu oleh orang lain. Logo perusahaan harusnya dibuat semenarik mungkin agar mudah diingat dan logo tersebut juga harus melambangkan perusahaan tersebut secara garis besar. Sebuah logo haruslah unik dan eye-catching agar dalam sekilas pandang, orang-orang sudah dengan mudah mengingatnya.

Logo adalah salah satu aset non-verbal perusahaan yang paling mencolok dan memiliki manfaat untuk menciptakan kesadaran, memicu perkenalan, dan mengaktifkan sebuah citra yang tertanam nantinya. Perusahaan yang menyadari pentingnya sebuah logo akan menghabiskan banyak waktu dan uang untuk mendapatkan desain logo perusahaan terbaik karena kesadaran akan pentingnya pencitraan di awal pembentukan sebuah perusahaan.

Manfaat Logo di dalam Pembentukan Citra Perusahaan

Logo ini berkaitan erat dengan citra perusahaan. Semakin menarik sebuah logo, maka semakin baik juga citra dari perusahaan tersebut dimata orang yang melihatnya. Logo ini akan digunakan hampir dalam semua hal yang berhubungan dengan kegiatan operasional perusahaan, dimulai dari branding perusahaan, cap perusahaan, kop surat, sampai kepada iklan perusahaan itu. Ketertarikan kustomer terhadap logo sebuah perusahaan yang membekas akan berlanjut pada kustomer tersebut untuk tertarik membeli produk dari perusahaan tersebut. Impresi pertama yang muncul dalam setiap benak orang mempunyai kekuatan dan pengaruh yang besar bagi seseorang untuk mengambil keputusan.

Logo Terbaik untuk Citra yang Lebih Baik

Beberapa contoh perusahaan terkenal seperti Apple, Nike, Adidas, Samsung, Puma dan lainnya memiliki logo perusahaan yang sangat amat sederhana seperti lambang conteng, logo karakter dari nama brand tersebut, hingga lambang yang hanya berupa tulisan sesuai nama brandingnya.

 

Sebuah logo tidak perlu terlalu kompleks karena hal ini malah menyulitkan si pembacanya untuk mengingat perusahaan tersebut. Maka dari itu ada pepatah yang mengatakan “simple is best” dan dalam realitanya ini benar-benar berlaku.