Menggunakan Tips Perencanaan Sederhana Untuk Playground Anak

Menggunakan Tips Perencanaan Sederhana Untuk Playground Anak

Ketika merancang playground anak untuk memasukkan anak-anak dengan autisme, Anda harus memahami bahwa ada spektrum keparahan dan setiap anak berbeda. Beberapa anak memiliki tipe autisme yang lebih moderat, sementara yang lain akan memiliki gejala yang lebih parah. Beberapa peneliti bahkan memasukkan ADHD dan ADD pada spektrum. Terlepas dari perbedaan di sepanjang spektrum, ada gejala umum antara orang-orang dengan autisme dan salah satunya adalah bahwa 95% orang yang didiagnosis pada spektrum memiliki Gangguan Pengolahan Sensori.

Orang dengan Gangguan Pengolahan Sensorik mungkin responsif terhadap input sensorik yang berarti mereka bereaksi berlebihan. Sementara orang lain mungkin hypo-responsif terhadap input indera yang berarti mereka kurang bereaksi. Pada banyak orang, ini merupakan kombinasi keduanya. Ini membawa kita pada fakta bahwa setiap anak adalah seorang individu. Oleh karena itu, sama seperti setiap anak lainnya, anak-anak dengan autisme bereaksi secara berbeda dan menikmati berbagai kegiatan di taman bermain. Namun, kami dapat mengambil beberapa informasi tentang tiga indra yang dibicarakan di atas dan membuat beberapa pengamatan umum tentang apa yang seharusnya masuk ke taman bermain yang secara aktif menyambut anak-anak dengan autisme.

  1. Tempat bermain harus dipagari sehingga ketika seorang anak merasa perlu untuk melarikan diri dari stimulasi berlebihan, dia tidak dapat meninggalkan area tersebut.
  2. Taman bermain harus meliputi alam: kebun, area berumput, pohon, dll.
  3. Keamanan permukaan harus memenuhi atau melampaui semua pedoman. Anak-anak, yang tidak merasakan perasaan mereka kuat, mungkin ingin memanjat setinggi mereka bisa pergi dan melompat. Kejatuhan yang intens memungkinkan mereka merasakan dampaknya. Mereka mungkin tidak mengenali bahaya sehingga penting bahwa bahan permukaan yang aman dijaga secara teratur.
  4. Harus ada area yang tenang di mana seorang anak dapat kembali berkumpul ketika dia terlalu terangsang. Daerah tenang ini dapat dibuat melalui lansekap atau penggunaan peralatan bermain, seperti rumah bermain.
  5. Peralatan mainan playground harus ditempatkan sedikit lebih jauh, memungkinkan anak untuk bermain tanpa menyentuh atau disentuh oleh anak lain.
  6. Harus ada peralatan bermain yang berayun, berputar-putar, dan memungkinkan anak-anak memanjat dan melompat. Kegiatan ini membantu anak-anak dengan sistem vestibular dan proprioceptive mereka.
  7. Harus ada peralatan seperti bar monyet di mana seorang anak dapat menggantung. Ini memberi tekanan pada otot dan sendi mereka dan membantu mengembangkan sistem proprioseptif.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *